Pengertian Tembang Gedhe, Tembang Tengahan, Tembang Macapat dan Tembang Dolanan

Pengertian Tembang Gedhe, Tengahan, Macapat dan Dolanan Tentu sebagian dari Anda sudah mengetahui apa itu tembang. Tapi apakah Anda sudah mengetahui jenis-jenis tembang?

Nah, jika Anda belum mengetahuinya, maka dalam artikel ini akan dijelaskan mengenai pengertian beberapa macam dari tembang, yaitu tembang gedhe, tembang tengahan dan tembang macapat. Disini juga akan dijelaskan mengenai pengertian tembang dolanan.

Pengertian Tembang Gedhe

Di jaman sekarang, tembang gedhe itu meniru tembang gedhe kuno yang disebut kakawin, yaitu yang terikat dengan aturan, seperti guru wilangan, guru lagu dan guru gatra.

Pengertian Tembang Tengahan

Tembang tengahan itu sebenarnya juga tembang macapat tapi sudah populer dan tembang tengahan itu terikat dengan guru wilangan dan guru gatra.

Buku yang bercerita menggunakan tembang tengahan itu disebut kidung, contohnya seperti kidung Sundhayana, kidung Ranggalawe dan lain sebagainya.

Yang termasuk tembang tengahan yaitu:
• Balabak
• Wirangrong
• Jurudemung
• Girisa

Pengertian Tembang Macapat

Tembang Macapat itu terdapat 11 jenis. Seperti halnya tembang tengaha, tembang macapat juga terikat dengan aturan-aturan, aturan guru lagu dan guru wilangan yang mempunyai watak sendiri-sendiri.

Pengertian Tembang Dolanan

Tembang Dolanan adalah tembang atau lelagon yang dinyanyikan oleh anak-anak (biasanya saat bulan purnama) sebagai hiburan.

Biasanya tembang atau lelagon tersebut disertai dengan “joget” sesuai dengan makna dari tembang yang dinyanyikan tersebut.

Berbeda dengan tembang-tembang lain. Tembang dolanan tidak terikat dengan aturan-aturan, seperti guru lagu dan guru wilangan.

Tembang dolanan ini biasanya disajikan dengan diiringi music gamelan, baik laras slendro ataupun pelog sesuai dengan nadanya.

Demikianlah pengertian tentang Tembang Gedhe, Tembang Tengahan, Tembang Macapat dan Tembang Dolanan. Semoga bermanfaat.

Leave a Comment