Inilah 5 Jenis Kura-kura Darat yang paling Banyak Ditemui

Jenis Kura-kura Darat Berdasarkan habitatnya, kura kura dibedakan menjadi dua yaitu kura kura air (fresh water Tortoises) dan kura kura darat (land Tortoises).

Tortoise atau kura kura darat ialah binatang yang merupakan kelompok Reptil dan mempunyai habitat di tanah. Tempurung kura kura darat ini tersusun atas dua lapisan.

Lapisan atas yang menutupi punggung yang dinamakan karapas (carapace) sementara lapisan sebelah bawah (perut) dinamakan plastron.

Tiap-tiap lapisan itu sendiri masih dibagi menjadi 2 lapis, lapis sebelah luar kebanyakan berbentuk sisik dengan ukuran besar dan keras dengan susunan menyerupai genting. Sedangkan lapis sebelah dalam berbentuk lempengan tulang yang tertata rapat laksana tempurung.

Kura kura darat hidup pada bermacam habitat darat mulai dari kawasan gurun, padang rumput yang luas maupun hutan. Kura kura darat ini biasanya adalah pemakan tumbuhan atau herbivore.

Cuma ada beberapa jenis kura kura darat yang membutuhkan protein hewani seperti mengkonsumsi cacing. Kura-kura darat tak mempunyai gigi, namun hanya perkerasan tulang pada mulutnya. Namun begitu kura kura darat mampu memotong apapun yang jadi makanannya.

Kura kura darat mempunyai ukuran tubuh yang beraneka macam, ada yang kecil mungil dan ada yang besar. Umumnya diperlihatkan lewat pengukuran panjang karapas (disingkat CL atau carapace length).

Jenis kura kura darat paling besar berasal dari jenis Aldabra tortoise. Kura kura darat berkembang biak secara ovipar atau bertelur dan cuma menghasilkan beberapa butir telur saja.

Ada beberapa Jenis kura kura darat, baik asli Indonesia ataupun dari luar negeri. Berikut ini 5 jenis kura-kura darat yang paling sering dijumpai :

1. Kura-Kura Sulcata (Geochelone Sulcata)

Jenis kura-kura darat ini berasal dari daerah panas di Afrika Barat. Saat ini kura-kura sulcata banyak diperdagangkan untuk dijadikan hewan peliharaan karena mudahnya perawatan serta ketahanan tubuhnya yang luar biasa.

2. Kura-Kura Indian Star

Sesuai dengan namanya, kura-kura ini memang berasal dari India dan memiliki corak tempurung layaknya bintang. Kura-kura jenis ini biasanya dijadikan hewan peliharaan terutama bagi pencinta kura-kura pemula karena perawatannya yang relatif mudah.

Perawatan yang paling penting untuk kura-kura jenis ini adalah penyediaan tempat yang panas dan air minum. Apabila tempatnya kurang panas, maka dianjurkan untuk menjemur kura-kura ini setiap pagi. Makanan yang dianjurkan untuk kura-kura jenis ini adalah sayur-sayuran.

3. Kura-kura Kaki Gajah (Emys)

Kura-kura jenis ini berasal dari daerah Sumatera dan Kalimantan, Indonesia.

4. Kura-Kura Forstenii

Jenis ini biasa ditemukan di daerah hujan tropis di Sulawesi. Berbeda dari kura-kura yang berasal dari daerah gurun, jenis ini hidup dan berkembang biak di tempat yang lembab.

Sebenarnya kura-kura Forsteni masuk ke dalam kriteria spesies yang terancam punah, namun sayangnya di Indonesia belum ada peraturan yang melindungi keberadaan kura-kura jenis ini.

5. Kura-Kura Radiata

Jenis ini termasuk ke yang memiliki ukuran badan yang cukup besar. Kura-kura Radiata berasal dari Madagaskar dan saat ini termasuk hewan yang langka dan dilindungi keberadaannya. Meskipun dilindungi, namun saat ini jenis kura-kura ini masih sering dijual secara ilegal di pasar gelap.

Leave a Comment