Cara Tepat Mengganti Merk Makanan Kucing Persia yang sebelumnya ke Merk yang Baru

Cara Mengganti Merk Makanan Kucing Persia Dalam hal makanan, kucing Persia memang susah-susah gampang untuk menentukan jenis dan merk makanan yang tepat.

Karena terkadang ada beberapa merk makanan yang membuat kucing Persia menjadi mencret, bahkan ada juga yang membuat bulu menjadi rontok. Padahal makanan tersebut tidak masalah bila diberikan untuk kucing Persia lainnya.

Hal tersebut biasanya terjadi apabila kita mengadopsi kucing Persia yang sudah dewasa. Kucing Persia dewasa yang baru diadopsi sebaiknya diberikan makanan sama seperti pemilik sebelumnya. Hal tersebut karena pencernaan kucing sudah terbiasa dengan makanan yang diberikan oleh pemilik sebelumnya.

Tapi terkadang karena sesuatu hal kita ingin mengganti merk makanan yang berbeda dari pemilik sebelumnya (misal merk makanan kucing dari pemilik sebelumnya terlalu mahal), kita tidak bisa asal ganti begitu saja, bisa-bisa kucing kesayangan kita akan mengalami diare atau mencret.

Berikut tips bagaimana mengganti merk makanan kucing dari sebelumnya ke merk makanan yang baru tanpa adanya gangguan pencernaan untuk si kucing kesayangan kita.

Cara Mengganti Makanan Kucing Persia yang Tepat

Pada hari pertama kita mengadopsi kucing, biarkan si kucing baru kita ini menyantap makanan dengan merk yang sama dengan pemilik sebelumnya.

Saat kita mengadopsi kucing peliharaan ada baiknya untuk meminta juga makanan yang biasa dimakan oleh kucing yang akan diadopsi. Atau jika kita sungkan meminta makanan untuk kucing yang akan diadopsi, setidaknya tanyakan merk makanannya serta variannya.

Jika ingin sedikit lebih detail, tanyakan juga waktu dan frekuensi pemberian makanan untuk si kucing. Hal tersebut akan mengurangi stres bagi si kucing di tempat barunya.

Bila kucing sudah berada dirumah kita, jangan ganti merk makanannya hingga beberapa hari kedepan, bisa 3 hari hingga seminggu kucing harus makan dengan merk yang sama.

Bila sudah 3 hari atau seminggu kucing memakan makanan yang sama, berikutnya kita akan mencoba mengganti merk makanan kucing yang lama dengan merk yang baru.

Caranya dengan memberikan 90% makanan merk lama dan 10% makanan merk baru. Dengan porsi 90/10 ini, kucing tidak akan menyadari kalau makanan lamanya sudah dicampur dengan merk barunya. Selain itu, reaksi pencernaan kucing juga tidak terlalu “kaget” untuk menerima makanan baru.

Saat kita mencampurkan 90% makanan kucing lama dengan 10% makanan kucing baru, maka aroma makanan kucing yang dihasilkan juga masih cenderung sama dengan aroma makanan kucing sebelumnya.

Bila pada hari pertama pencampuran makanan kucing dengan komposisi 90/10 persen, maka pada hari kedua campuran makanan kucing dapat ditingkatkan menjadi 80% makanan kucing merk lama dan 20% makanan kucing merk baru.

Komposisi pada hari-hari berikutnya sama, merk makanan kucing lama menjadi berkurang 10% dan makanan kucing merk baru bertambah 10%, hingga sampai komposisi makanan merk baru menjadi 100% dan kucing sudah dapat makan makanan barunya tanpa ada kendala.

Yang perlu diperhatikan setiap hari saat pencampuran makanan kucing merk lama dengan makanan kucing merk baru adalah kotoran kucing.

Saat kita membuang kotoran kucing perhatikan apakah fesesnya lembek dan berair (mencret), bila kucing mencret bila diberikan makanan merk baru kita bisa menghentikan penggunaan makanan kucing tersebut dan menggantinya dengan merk yang lain. Tetapi pada kebanyakan kasus, mencret pada kucing hanya akan terjadi sementara.

Pada dasarnya mencret tersebut hanya penyesuaian pencernaan kucing dengan makanan merk barunya. Bila 1 sampai 2 hari kotoran kucing sudah seperti biasa, berarti pencernaan kucing sudah terbiasa dengan merk makanan barunya.

Penyebab kucing diare atau mencret saat kita mengganti makanan merk lama dengan makanan merk baru karena pada usus kucing terdapat berbagai macam bakteri baik.

Fungsi dari bakteri baik ini yaitu untuk membantu mencerna makanan. Saat kucing memakan satu jenis makanan dalam waktu lama, maka bakteri-bakteri ini akan menyesuaikan dengan jenis makanan tersebut.

Jadi apabila kita tiba-tiba mengganti makanan kucing dengan merk baru, bakteri-bakteri dalam pencernaan kucing kesayangan kita tidak bisa langsung menyesuaikan.

Hal tersebut akan membuat sebagian makanan tidak dicerna oleh kucing dengan baik. Maka dari itu kita perlu memberikan makanan baru dengan cara bertahap agar pencernaan kucing dapat perlahan menyesuaikan sehingga tidak menimbulkan diare atau mencret.

Agar makanan yang diberikan pada kucing kesayangan kita dapat dapat maksimal untuk pertumbuhan dan kesehatan si kucing, maka pemberian makanan pun harus teratur.

Jangan tiba-tiba mengubah jadwal makan si kucing karena itu tidak baik, misal hari ini kita memberikan makan si kucing pagi dan sore, maka besoknya dan hari-hari lainnya juga harus memberikan makanan pagi dan sore.

Porsi makanan untuk kucing kita juga harus disesuaikan. Jangan sampai kucing kita kekurangan makanan dan jangan sampai juga makanan yang diberikan untuk kucing kesayangan kita berlebihan.

Karena makanan yang sisa biasanya tidak akan dimakan lagi oleh kucing kesayangan kita. Mengapa? Karena kucing Persia sangat suka makanan yang beraroma. Bila kita membiarkan makanan kucing kita terlalu lama ditempat makannya, maka aroma dari makanan kucing tersebut akan hilang.

Maka dari itu tempat penyimpanan makanan kucing kesayangan kita juga harus terjaga, usahakan kedap udara agar aroma pada makanan kucing tersebut tidak hilang untuk jangka waktu yang lama.

Selain itu, dalam memilih makanan untuk kucing kesayangan kita juga perlu diperhatikan kondisi kucing tersebut. Misalkan kucing kesayangan kita masih kitten, maka pilihlah makanan kucing dengan protein tinggi.

Selain kitten, makanan kucing dengan protein tinggi juga bagus untuk kucing betina yang sedang hamil. Kucing usia dewasa tidak cocok apabila diberikan makanan dengan protein tinggi, hal ini karena sistem perkemihan pada kucing dewasa begitu sensitif.

Banyak juga para pemilik kucing Persia memberikan makanan kucing yang khusus untuk perawatan bulu dan kulit. Merk yang disarankan untuk perawatan bulu dan kulit yaitu Royal Canin Hair and Skin. Dan bagi kita yang ingin kucingnya terlihat gemuk bisa memberikan Royal Canin Exigent atau juga Pro Plan.

Demikian sedikit informasi tentang tips mengganti merk makanan kucing Persia dengan cara yang tepat. Menjaga kesehatan kucing kesayangan kita salah satunya adalah dengan pemilihan makanan yang tepat.

Perlu diperhatikan dalam pemilihan makanan kucing adalah kandungan gizi yang terdapat didalamnya. Selain makanan, kita juga perlu memberikan multivitamin untuk kucing kesayangan kita.

Atau bisa juga memberikan varian makanan kucing yang lain, seperti makanan basah (wet food) setiap seminggu sekali. Memberikan makanan selingan untuk kucing untuk menghilangkan kebosanan kucing pada makanannya yang itu-itu saja. Dan biasanya kucing tidak akan menolak bila diberikan makanan basah.

Leave a Comment