Pengalaman Tindihan atau Sleep Paralysis, Antara Mistis Dan Ilmiah

Tindihan atau Sleep Paralysis Assalamualaikum, halo kawan. Bagaimana kabar kalian? Semoga semangat dan sehat selalu.

Apakah diantara kalian ada yang pernah mempunyai pengalaman gaib? Semisal bertemu dan melihat makhluk halus atau sejenisnya secara langsung? Atau pernah mendengar suara-suara gaib yang ndak tau datangnya darimana?

Atau pengalaman gaib yang lain (bertemu dosen killer atau sejenisnya gitu). Saya yakin diantara kalian ada yang pernah mengalaminya, karena hal-hal gaib semacam itu memang ada di sekitar kita.

Dari yang saya tahu, banyak faktor yang menyebabkan seseorang dapat mengalami hal-hal yang berhubungan dengan makhluk gaib seperti dia mempunyai indera khusus (indera keenam), dia memiliki kemampuan supranatural yang tinggi, dia sudah tersugesti bertemu dengan makhluk gaib (kebanyakan karena ketakutan), tempat dimana dia mengalami hal gaib itu memang angker dan ada juga seseorang memiliki kemampuan berhubungan dengan makhluk gaib karena faktor keturunan (keluarga sebelum dia, semisal ayah atau kakeknya memiliki kemampuan supranatural yang tinggi sehingga menurun ke orang itu).

Kali ini saya akan menulis kisah tentang pengalaman yang berhubungan dengan hal gaib yang pernah saya alami. Kisah ini patut untuk saya tulis karena ndak semua orang pernah mengalaminya. Bagi saya cerita ini menarik untuk diingat dan dibagikan ke kawan-kawan semua.

Pengalaman Tindihan atau Sleep Paralysis, Antara Mistis Dan Ilmiah

twitter.com

Kisah ini terjadi beberapa tahun yang lalu sekitar awal 2010, setengah tahun setelah kedatangan saya di Jogjakarta. Saat itu saya sedang menuntut ilmu di sebuah universitas di Jogjakarta, yaitu Universitas Gadjah Mada. Saya bersama teman-teman tinggal di sebuah kontrakan kecil, sempit dan berwarna hijau.

Kami biasa menyebutnya greenhouse (rumah hijau). Greenhouse terletak di pertigaan jalan yang sempit dan diantara beberapa rumah besar, di sebelah selatan terdapat pohon rambutan dan di selatannya lagi ada barongan atau tumbuhan bambu yang sangat rimbun. Disekitar barongan tidak ada lampu yang cukup sebagai penerangan sehingga terkesan angker.

Awal kedatangan saya disana tidak ada masalah dengan hal-hal yang berbau mistis (hal gaib). Namun setengah tahun berjalan saya mengalami hal aneh. Saat itu pertama kalinya saya merasakan tindihan atau erep-erep dalam bahasa jawa.

Ketika tertidur tiba-tiba saya tersadar namun tidak bisa bergerak, sesak napas dan ketika mau meminta tolong suara saya tidak bisa keluar.

Kejadian itu terjadi beberapa menit, kemudian saya melihat sesosok makhluk berambut panjang mengenakan pakaian serba hitam dan sobek-sobek yang berdiri di depan pintu kamar.

Dia ndak bergerak dan seolah terus menatap ke arah saya, lalu saya berusaha tenang dan membaca doa, alhamdulillah sosok itu langsung hilang.

Setelah beberapa hari, saya kembali mengalami kejadian yang sama. Dalam keadaan sulit bergerak dan bernafas saya mencoba untuk memejamkan mata namun sosok tersebut seolah terus menghantui hingga saya seperti melihatnya dalam pejaman mata. Saya berdoa kemudian langsung hilang, kejadian itu berlangsung sampai 4 kali selama 1 bulan.

Ketika hal itu terjadi (untuk kelima kali nya), saya benar-benar emosi karena saya lagi dalam keadaan sakit, banyak pikiran dan banyak masalah. Jadi saat saya tindihan tiba-tiba ada suara anak kecil yang memanggil nama saya dari luar jendela.

Sontak saya kaget, saya berusaha untuk membebaskan diri dengan berdoa. Setelah terbebas, saya segera membuka jendela dan kemudian berlari keluar rumah. Saya yang sudah terlanjur emosi langsung saja berteriak dengan mengeluarkan kata-kata kotor.

“(kata disensor), metu koen nek wani!”, teriakku sambil menunjuk kearah barongan (karena saya pada saat itu yakin makhluk tersebut berasal dari sana).

Aku ndak wedi, (kata disensor)”, teriakku lagi.

Ndak tau lagi berapa banyak nama binatang dan kata-kata tanpa ada artinya yang keluar dari mulut saya buat memaki-maki dan menantang (Astaghfirullah), sampai semua teman saya terbangun dan bertanya ke saya.

“Hey, ziz ono opo koen nesu-nesu?”, tanya salah satu teman sambil menenangkan.

Kemudian setelah tenang saya ceritakan semua kepada teman-teman, mereka mengerti dan menasehati saya jangan sampai takabur seperti itu lagi.

Saya sadar apa yang saya lakukan itu salah dan kemudian saya berdoa kepada Allah atas segala kesalahan yang sudah saya lakukan.

Semenjak itu saya sudah tidak pernah tindihan lagi, namun hal aneh terjadi. Saya seperti dapat merasakan kalau ada makhlus halus disekitar saya. Awalnya biasa saja, saya kira hanya perasaan.

Tapi lama-kelamaan saya merasa risih karena sering merasakan keberadaan makhluk halus di banyak tempat yang ketika saya bertanya ke teman-teman, mereka tidak merasakan apapun.

Hal itu berlangsung lama, sampai akhirnya 2,5 tahun kemudian saya mengalami tindihan lagi, ini terjadi ketika saya berada di rumah. Saya kemudian berpikir kenapa masih tindihan padahal ini berada dirumah.

Kemudian suatu hari saya pijat (kebetulan kaki lagi keseleo gara-gara main futsal) ke pak Aladin. Pak Aladin ini temannya bapak saya dan katanya memiliki ilmu spiritual yang tinggi. Jadi sekalian saya mencoba untuk bertanya mengenai masalah saya.

“Pak Aladin, kulo niki loh sering banget tindihan, kenopo ngge?”, tanyaku.

“Ohhh, awakmu pasti tau diketoki yo? Seng ngetoki rambute dowo karo klambine ireng suwek-suwek”, jawabnya.

“Loh, sampean kok ngerti?”, tanyaku terkaget-kaget.

Iku pinggirmu”,katanya santai.

Aku langsung kaget dan ketakutan, dia mengatakan kalau sosok tersebut ada disampingku. Dia menjelaskan kalau selama ini saya ketempelan jin. Akhirnya setelah panjang lebar bercerita, dia memberi pilihan apakah mau dipelihara apa dikeluarkan.

Aku tanpa pikir panjang langsung minta untuk dikeluarkan karena sudah pasti serem dan saya ndak mau termasuk golongan syirik.

Diapun segera pergi kebelakang, mengambil sebuah batu dan minyak (ndak tau minyak apaan) lalu dioleskan ke tubuh saya. Jujur badan terasa agak panas dan terasa seperti ada yang keluar dari tubuh saya.

Diapun memberikan wejangan kalau sebelum tidur jangan lupa berdoa dan membaca basmallah dengan lengkap dan benar sebanyak 7 kali. Alhamdulillah, setelah itu hingga sekarang saya sudah ndak pernah lagi tindihan.

Begitulah kisah saya yang saya yakin berhubungan dengan makhluk gaib. Saya ndak memaksa anda percaya semua yang saya tulis disini, karena saya juga tahu kalau kejadian tindihan ini sudah ada penelitian ilmiahnya dan disebut sleep paralysis.

Hasil penelitian menyebutkan bahwa sleep paralysis terjadi ketika seseorang berada pada tidur paling dalam saat seluruh otot relaksasi.

Akan tetapi, perubahan tahapan tidur secara mendadak akibat gangguan siklus tidur menyebabkan seseorang tersadar namun otot-otot tubuhnya hampir lumpuh.

Menjadi lumpuh rupanya adalah bentuk mekanisme perlindungan diri untuk mencegah tubuh melakukan aksi tidur sambil jalan (halah, opo kui).

Pengalaman Tindihan atau Sleep Paralysis, Antara Mistis Dan Ilmiah

twitter.com

Disebabkan oleh jin atau tidak, yang terpenting adalah kita harus melaksanakan etika-etika sebelum tidur yang dianjurkan oleh Nabi Muhammad SAW, seperti berwudhu sebelum tidur dan membaca doa-doa tidur agar senantiasa dijauhkan dari mimpi buruk, gangguan tidur serta gangguan jin.

Semoga bermanfaat.

Leave a Reply