13 Tempat Wisata di Bengkulu yang Wajib Anda Kunjungi

Tempat Wisata di Bengkulu – Provinsi Bengkulu tergolong kecil, luasnya hanya 19.789 km2. Awalnya, provinsi Bengkulu merupakan bagian dari provinsi sumatra selatan. Namun pada 18 november 1968, wilayah ini resmi berdiri sendiri dan menjadi provinsi yang ke 26 di Indonesia.

Provinsi Bengkulu berbatasan langsung dengan provinsi Sumatra Barat (sebelah utara), provinsi Lampung (sisi selatan), provinsi Sumatra selatan (sebelah timur) dan samudra Hindia (sebelah barat).

Bengkulu cukup beruntung dianugerahi topografi alam yang unik. Ada dataran tinggi, pegunungan di bagian timur, dan dataran rendah berpantai di bagian barat.

Tempat Wisata di Bengkulu

1. Pantai Panjang

Dinamakan pantai panjang dikarenakan panjang pantai mencapai 7 Km. Pantai panjang berada tidak jauh dari lokasi pusat kota, Anda hanya butuh waktu 15 menit untuk mencapai pantai ini dari pusat kota.

Pantai panjang adalah tempat wisata yang terkenal di provinsi Bengkulu dengan ombak yang tenang, pasir putih yang halus dan banyak pohon cemara yang menghiasi pantai ini.

Dipantai ini juga memiliki fasilitas yang cukup beragam, diantaranya hotel, restaurant, sport center, kafe, mall dan tempat penyewaan sepeda, Dll.

Pada sore hari banyak wisatawan berkunjung kepantai ini untuk melihat sunset yang sangat indah dan memanjakan mata.

2. Pantai Jakat

Pantai Jakat Terletak kurang lebih 1 km dari sentral kota Bengkulu. Di pantai Jakat tampak kegiatan nelayan tradisional yang berdomisili di seputar area pantai.

Atraksi wisata yang ada antara lain Arena Bermain Banana boat, jet sky. swimming, penangkapan ikan di laut.

Pantai ini kebanyakan senantiasa ramai didatangi wisatawan setiap minggu sore. Pantai jakat dapat ditempuh sekitar 10 menit dari sentral kota bengkulu lantaran jaraknya hanya 1 KM.

Untuk mempersembahkan kesenangan bagi wisatawan, pemerintah daerah terus memperbaiki dan membenahi area di seputar pantai ini.

3. Benteng Fort Marlborough

Benteng ini mempunyai bentuk yang unik mirip dengan kura kura. Benteng ini adalah peninggalan sejarah pada masa penjajahan Inggris di Indonesia.

Di dalam benteng banyak terdapat senjata perang yang digunakan oleh tentara Inggris untuk melawan sekutu. Yang masih dirawat dan dijaga dengan baik.

Jika ingin memasuki benteng ini, Anda hanya dikenakan biaya masuk sebesar Rp. 3000/orang.

4. Tugu Thomas Parr

Tugu Tomas Parr (Parr Monument) merupakan salah satu bangunan kuno warisan Inggris yang ada di pusat kota Bengkulu. Orang Inggris memberi nama Parr Mausoleum (kuburan besar Gubernur Parr).

Sementara masyarakat Bengkulu menyebutnya sebagai Kuburan Bulek (Kuburan Bulat) mungkin karena konstruksi wujud bangunannya yang bulat. Maka sehabis kedatangan Sir Thomas Stamford Raffles, lebih terkenal dengan nama Raffles Park (Taman Raffles).

5. Monumen Hamilton

Tugu Hamilton Bengkulu merupakan salah satu tentara Inggris yang gugur dalam medan perang terbuka melawan pemberontakan rakyat Bengkulu pada masa kolonialisme Inggris di Bengkulu.

Untuk memperingati kegigihan dan antusiasme patriotisme nya yang tinggi lalu Pemerintah Kolonial Inggris pada saat itu mendirikan sebuah tugu.

Lokasi tempat tugu itu dibangun saat ini sebagai sebuah situs bersejarah yang cukup istimewa sampai akhirnya Pemerintah Daerah meletakkannya di titik tengah sebuah bundaran persimpangan haluan jalan mengarah ke berbagai tempat dan kawasan objek Wisata di Kota Bengkulu.

6. Pantai Tapak Paderi

Pantai tapak paderi adalah pantai yang terhubung dengan pantai panjang dan pantai jakat. Pantai ini dulunya adalah tempat pusat pelabuhan laut pada zaman penjajahan Inggris. Depan pantai ini Anda akan langsung melihat benteng fort Marlborough yang hanya berjarak 100 M dari pantai.

Di pantai ini Anda bisa menikmati camilan jagung bakar sambil menikmati indahnya matahari terbenam yang sangat mempesona.

7. Dermaga Pulau Baai

Pulau Baai adalah nama pelabuhan laut yang dimiliki oleh Kota Bengkulu, pelabuhan diresmikan oleh Presiden Soeharto pada tahun 1984. Kawasan ini memang dikenal sangat indah panorama pantainya, selain itu kehadiran habitat Hutan Bakau yang tumbuh alami disekitar bibir pantai memberikan satu kesan tersendiri bagi pengunjung.

Di area ini terdapat pelabuhan penumpang misal untuk menuju Pulau Enggano dan agak jauh terdapat pelabuhan batubara .

8. Museum negeri Bengkulu

Museum ini adalah tempat wisata yang sangat tepat buat Anda yang menyukai wisata bersejarah dan budaya.
Museum Bengkulu terletak di bagian selatan dari jalan utama kota Bengkulu, yaitu di jalan Pembangunan.

Di sini kita dapat melihat berbagai macam benda benda bersejarah. Dan juga baju batik buatan Bengkulu yang dinamakan kain Basurek.

Di sini yang menjadi koleksi terkenal di museum ini adalah mesin cetak uang merah dengan merek GOLDEN PRESS. Kemudian ada juga 126 naskah kuno anonim, miniatur rumah adat, pakaian dan peralatan serta senjata tradisional.

Museum ini dibuka setiap hari kecuali hari senin dan hari libur nasional. Dan dibuka pada pukul 08.00 sampai 13.00 WIB.

9. Taman Hutan Raya

Letaknya kurang lebih 16 km dari sentral kota Bengkulu yang dapat dilalui oleh macam jenis kendaraan roda empat dan roda dua. Lokasi ini biasanya dimanfaatkan sebagai lokasi untuk berwisata bersama anggota keluarga dan tempat camping dengan bentuk alam yang mempesona.

10. Danau Dendam Tak sudah

Danau ini memang dibuat untuk mencegah timbulnya intrusi air laut. Area danau ini sengaja dibuat berjarak sekitar 2 km dari bibir pantai dan digunakan untuk mencegah datangnya air laut ke darat.

Di zaman Belanda, danau ini kemudian di bikin dam, supaya lebih tertata dan tidak gampang meluap juga memperlancar pembuatan jalan. Tetapi setelah merdeka, pekerjaan dam terabaikan.

Dam yang kunjung rampung itu membuat warga sekitar untuk menamainya menjadi Dam Tak Sudah
Danau ini terletak di perbatasan bengkulu dan kabupaten Bengkulu Tengah, sekitar 7 km dari pusat kota Bengkulu.

Di danau ini Anda bisa menikmati kuliner khas Bengkulu sambil melihat pemandangan yang mempesona. Di sini anda juga bisa memancing di tengah danau dengan sewa rakit yang telah disediakan oleh warga setempat.

Di danau ini juga Anda bisa menjumpai anggrek yang sangat langka yaitu anggrek pensil yang merupakan flora terkenal di Danau Dendam Tak Sudah, hingga sampai saat ini bisa dinikmati pengunjung.

Anggrek dengan bunga berwarna putih dicampur dengan warna ungu dan bintik-bintik hitam, selalu menjadi daya tarik tersendiri bagi wisatawan yang berkunjung ke danau ini.

11. Rumah Bung Karno

Rumah ini berlokasi dijalan soekarno hatta, kecamatan gading cempaka. Rumah ini dulu sebelum ditempati oleh sang proklamator, rumah ini dimiliki oleh seorang pengusaha cina yang bernama Tan Eng Cyan yang bekerja sebagai pemasok sembako ke pemerintahan Belanda.

Kemudian Belanda menyewa rumah ini untuk tempat tinggal bung karno selama 4 tahun dari tahun 1938 1942. Di rumah ini juga bung Karno berjumpa dengan Fatmawati, gadis keturunan asli Bengkulu.

Dan pada akhirnya bung karno mempersunting Fatmawati. Fatmawati ialah sang penjahit bendera pusaka merah putih saat proklamasi 17 agustus 1945.

Ketika Anda berkunjung ke rumah ini anda bisa melihat benda benda yang ditinggalkan bung karno yang memiliki nilai sejarah yang tinggi .

Dimulai dari sepeda ontel, buku buku koleksi bung karno, sampai surat cinta yang diperuntukkan untuk ibu Fatmawati

Untuk dapat masuk kedalam rumah ini Anda akan dikenakan biaya sebesar Rp. 2500/orang. Sangat murah kan ?

12. Pulau Tikus

Pulau Tikus hanya memiliki luas sekitar 2 hektare, ini bertempat di sekitar 10 km dari sentral pusat kota Bengkulu.
Anda bisa ke pulau tikus melalui pantai panjang, menggunakan perahu motor selama 40 menit.

Pada saat malam hari Anda bisa melihat penyu hijau dan penyu sisik sedang bertelur. Dan jika pada siang harinya Anda bisa melakukan kegiatan wisata lainnya seperti snorkeling, memancing dan menyelam.

Di pulau ini ada sebuah mercusuar yang masih digunakan. Pulau ini juga sebagai tempat pelabuhan sementara kapal saat ada gelombang besar.

13. Wisata sejarah Masjid Jamik

Masjid Jamik ini menjadi saksi bisu perjuangan Bung Karno selama diasingkan ke Bengkulu. Karena masjid ini dibangun oleh beliau sendiri bersama dengan warga sekitar.

Masjid ini terletak di jalan pusat kota Bengkulu dan menjadi kenang-kenangan dari Bung Karno selama pengasingan nya dan juga sebagai seorang arsitektur, bentuk masjid yang masih dipergunakan ini mempunyai atap berbentuk Limas dan melukiskan perpaduan budaya lokal, budaya tionghoa dan budaya islam.

Masjid ini berlokasi di ujung jalan soeprapto tepat di sentral keramaian kota Bengkulu.

Leave a Comment