perempuan dan derajat kesehatan di indonesia
www.bumrungrad.com

Perempuan dan Derajat Kesehatan di Indonesia

Posted on

Perempuan dan Derajat Kesehatan di Indonesia Derajat kesehatan di Indonesia belumlah sampai pada tahap memuaskan, terutama yang berkaitan dengan hak-hak perempuan atas kesehatan.

Ya, secara faktual, perempuan belum mendapatkan hak-hak penuh atas layanan kesehatan. Selain itu, perjuangan untuk mendapatkan hak ini pun tergolong minim.

Perempuan dalam derajat kesehatan di Indonesia belum banyak mengalami kemajuan.

Masalah tingginya kematian ibu pasca melahirkan, masalah kehamilan yang dipaksakan oleh pasangan, aborsi, hingga perempuan sebagai perokok pasif, lebih banyak merugikan kaum perempuan.

Tingginya Kematian Pasca-melahirkan

Kematian pasca melahirkan bisa dipicu oleh berbagai sebab. Di antaranya adalah kehamilan yang terjadi di atas usia 40 tahun, jarak kelahiran terlalu pendek, atau karena penyakit tertentu.

Namun, secara umum, kematian pasca melahirkan ini lebih banyak terjadi karena kehamilan yang dipaksakan, karena sebelumnya, risiko tinggi jika terjadi kehamilan sudah diketahui. Jelas, kondisi ini dapat memperburuk derajat kesehatan di Indonesia.

Masalah aborsi juga turut menyumbang angka buruk bagi derajat kesehatan di Indonesia. Tak jarang, aborsi berakhir dengan kematian.

Dalam hal ini, jelas, wanitalah yang lebih banyak dirugikan dibanding kaum pria.

Program KB dan Sikap Masa Bodoh

Dalam hal ini, perlu semacam publikasi dan kampanye mengenai pentingnya perlindungan kesehatan bagi alat reproduksi wanita, terutama bagi para pria, agar mereka bisa turut menjaga kesehatan pasangannya.

Selama ini, kaum pria cenderung bersikap masa bodoh terhadap kesehatan alat reproduksi kaum hawa, dan bisa mengambil keputusan sepihak jika ingin punya anak lagi, atau mengambil keputusan untuk aborsi jika anak yang dikandung pasangan tidaklah diharapkan.

Demikian pula dalam hal pelaksanaa program Keluarga Berencana (KB). Kaum perempuan cenderung jadi objek. Ya, secara faktual, aneka program dan alat-alat KB lebih diperuntukkan bagi perempuan.

Kaum hawalah pelaksana program KB, dan menanggung segala kemungkinan risikonya. Sementara pria terbebas dari risiko ini secara penuh.

Penentu Kualitas Generasi

Derajat kesehatan di Indonesia, terutama yang berkaitan dengan hak-hak kesehatan perempuan, perlu mendapatkan penanganan terpadu dan lebih serius.

Terpadu di sini bersifat lintas sektoral, dan tidak sekedar merupakan tanggung jawab lembaga-lembaga kesehatan saja.

Derajat kesehatan perempuan yang lebih baik merupakan kebutuhan yang tak terhindari, karena bagaimanapun kaum perempuan merupakan penentu kualitas generasi di masa depan.

Perempuan yang sehat akan melahirkan anak-anak yang sehat pula, setelah melalui masa kehamilan tanpa masalah.

Perempuan yang sehat akan memiliki produksi Air Susu Ibu (ASI) yang baik untuk sumber nutrisi bayinya.

Perempuan yang sehat juga akan mampu mengurusi anak-anak dengan baik, sehingga mereka tumbuh menjadi generasi baru yang sehat secara fisik maupun mental.

Dengan kata lain, perempuan yang sehat pun berpotensi besar meningkatkan derajat kesehatan di Indonesia.

Demikian sedikit penjabaran mengenai perempuan dan derajat kesehatan di Indonesia. Jika ada saran, kritik atau tambahan, silahkan tulis di kolom komentar. Semoga bermanfaat dan terima kasih.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *