Pengertian seni rupa tradisional, modern dan kontemporer
moshlab.com

Pengertian Seni Rupa Tradisional, Modern dan Kontemporer, Lengkap Beserta Contohnya!

Posted on

Seni Rupa Tradisional, Modern, dan Kontemporer Seni rupa adalah ungkapan ide atau perasaan yang estetis dan bermakna dari senimannya yang diwujudkan dalam media rupa yang bisa ditangkap dan dirasakan dengan rabaan.

Karya tersebut merupakan hasil pengolahan konsep garis, titik, bentuk, bidang, tekstur, warna dan gelap terang yang diatur sedemikian rupa dengan prinsip-prinsip tertentu.

Baca Juga:

Berdasarkan dimensinya, karya seni rupa dibagi dua yaitu karya seni rupa tiga dimensi yang mempunyai tiga ukuran atau memiliki ruang dan karya seni rupa dua dimensi yang mempunyai dua ukuran.

Dalam pembuatannya tidak jarang para seniman menemui banyak kesulitan karena kerumitan-kerumitannya, oleh sebab itu karya mereka biasanya akan dihargai sangat mahal.

Macam-macam Seni Rupa

1. Seni Rupa Tradisional

Tradisional berasal dari kata “tradisi” yang memiliki arti bahwa suatu kelompok atau lembaga, kebiasaan, artefak ataupun perilaku yang didasari oleh aturan maupun norma tertentu baik yang tertulis maupun yang tidak tertulis dan diturunkan secara turun temurun dari suatu generasi ke generasi selanjutnya.

Seni rupa tradisional adalah semua hal yang berkaitan dengan nilai-nilai filosofi di dalam suatu komunitas masyarakat tertentu yang dijaga kemurnian dan keutuhannya secara turun-temurun. Contohnya adalah ukiran Toraja, patung suku Asmat, batik tulis keraton dan lain sebagainya.

Karya seni rupa tradisional diciptakan dan dibentuk kembali dengan mengikuti aturan yang ketat berdasarkan sistem yang sesuai dengan keyakinan tertentu yang berada di masyarakat.

Karya seni rupa umumnya ditemukan dan dibuat di daerah yang masih memegang erat norma atau adat istiadat yang diwariskan para leluhur.

Dalam konteks perkembangan seni rupa di Barat (Eropa), istilah seni rupa tradisional ini menunjukkan pada otoritas penguasa agama (gereja), raja dan para bangsawan.

Para seniman tradisional menciptakan sebuah karya berdasarkan keinginan atau aturan yang telah ditetapkan sesuai ”selera” institusi-institusi tersebut dan berlangsung dalam rentang waktu yang panjang.

Perubahan umumnya terjadi pada fungsi dari benda-benda kriya tersebut semula sebagai benda pakai atau benda-benda pusaka kini dukanan sebagai benda hias atau cindera mata.

Perubahan sistem sosial dan budaya masyarakat serta kemajuan teknologi berperan besar mempengaruhi perubahan fungsi benda-benda tersebut.

Ciri-ciri Seni Rupa Tradisional:

  • Bersifat distinktif, antara kebudayaan satu dengan yang lain berbeda
  • Bersifat impulsif, hanya spontanitas saja
  • Mengutamakan kegunaan, lebih dari estetika
  • Penciptaannya selalu berdasarkan pada filosofi sebuah aktivitas dalam suatu budaya, bisa berupa aktivitas religius maupun seremonial/istanasentris
  • Terikat dengan pakem-pakem tertentu
  • Tidak terpengaruh aliran dalam akademisi dan ruang lingkup seni murni.

Contoh karya seni rupa tradisional:

#Contoh Patung Seni Rupa Tradisional
Pengertian seni rupa tradisional, modern dan kontemporer
www.skanaa.com
 #Contoh Lukisan Seni Rupa Tradisional
Pengertian seni rupa tradisional, modern dan kontemporer
rumah-lukisan.blogspot.com
 #Contoh Terapan Seni Rupa Tradisional
Pengertian seni rupa tradisional, modern dan kontemporer
karawangasb.blogspot.com
#Contoh Grafis Seni Rupa Tradisional
Pengertian seni rupa tradisional, modern dan kontemporer
wisnujadmika.wordpress.com
#Contoh Kriya Seni Rupa Tradisional
Pengertian seni rupa tradisional, modern dan kontemporer
5enibudaya.wordpress.com

2. Seni Rupa Modern

Seni rupa modern adalah karya seni yang mulai muncul sekitar akhir abad ke-19. Seni rupa modern adalah gaya atau metode seni baru yang tidak lagi mementingkan subyek tertentu.

Seniman modern menjadikan dunia yang dihadapi saat ini sebagai obyek lukisan seolah-olah obyek tersebut baru diciptakan.

Para seniman modern bereksperimen mengeksplorasi menggunakan cara baru dalam melihat sesuatu, dengan ide segar tentang alam dan material.

Seni ini sebenarnya seringkali lebih menuju ke arah abstraks. Salah satu syarat yang harus diikuti oleh seni modern adalah kreativitas.

Biasanya dalam seni rupa modern selalu ditampilkan nama senimannya. Seni rupa modern ini cenderung untuk menampilkan kesederhanaan yang bersifat universal.

Ciri-ciri Seni Rupa Modern:

  • Dominan bentuk-bentuk geometris
  • Fungsionalitas diprioritaskan
  • Kreativitas
  • Memutus hubungan dengan sejarah
  • Minimalis
  • Orisinalitas
  • Penguatan dalam konsep
  • Rasionalitas
  • Tidak ada unsur ornament
  • Tidak terikat pada pakem-pakem tertentu
  • Universal

Contoh karya seni rupa modern:

#Contoh Patung Seni Rupa Modern
Pengertian seni rupa tradisional, modern dan kontemporer
pixabay.com
#Contoh Lukisan Seni Rupa Modern
Pengertian seni rupa tradisional, modern dan kontemporer
lemerg.com
#Contoh Terapan Seni Rupa Modern
Pengertian seni rupa tradisional, modern dan kontemporer
we-modernflaneurs.com
#Contoh Grafis Seni Rupa Modern
seni rupa modern
roemahmm.wordpress.com
#Contoh Kriya Seni Rupa Modern
contoh seni rupa kriya seni rupa modern
carajuki.com

3. Seni Rupa Kontemporer

Kontemporer memiliki arti “kekinian” atau kondisi dan waktunya sama dengan saat ini. Seni rupa kontemporer adalah sebuah istilah untuk karya seni rupa masa kini.

Seni rupa kontemporer adalah perkembangan seni yang terpengaruh dampak modernisasi. Seni rupa kontemporer digunakan sebagai istilah umum sejak istilah Contemporary Art berkembang di Barat sebagai produk seni yang dibuat sejak Perang Dunia II.

Seni rupa kontemporer ini telah berkembang di Indonesia dengan seiring semakin beragamnya teknik dan medium yang digunakan untuk memproduksi suatu karya seni, juga karena telah terjadi suatu percampuran antara praktik dari disiplin yang berbeda, pilihan artistik, dan pilihan presentasi karya yang tidak terikat batas-batas ruang dan waktu.

Ciri-ciri Seni Kontemporer:

  • Tidak terikat dengan aturan atau pakem/pedoman seni rupa zaman dulu
  • Berkembang sesuai zaman
  • Meleburnya batas-batas antara seni lukis, seni patung, grafis, omong kosong, anarki, hingga aksi politik
  • Memiliki gairah dan nafsu “moralistik”
  • Tidak ada sekat antar berbagai disiplin seni
  • Sering dijadikan komoditas pewacanaan
  • Cenderung diminati media massa

Contoh karya seni rupa kontemporer:

#Contoh Patung Seni Rupa Kontemporer
Pengertian seni rupa tradisional, modern dan kontemporer
www.mca.com.au
#Contoh Lukisan Seni Rupa Kontemporer
Pengertian seni rupa tradisional, modern dan kontemporer
www.sothebys.com
#Contoh Terapan Seni Rupa Kontemporer
Pengertian seni rupa tradisional, modern dan kontemporer
corsockglass.blogspot.com
#Contoh Grafis Seni Rupa Kontemporer
Pengertian seni rupa tradisional, modern dan kontemporer
www.art-almanac.com.au
#Contoh Kriya Seni Rupa Kontemporer
Pengertian seni rupa tradisional, modern dan kontemporer
www.jorgerangel.com

Demikian penjelasan mengenai pengertian dan contoh dari seni rupa tradisional, modern dan kontemporer. Jika ada kritik, saran atau tambahan, silahkan di tulis di kolom komentar. Semoga bermanfaat dan terimakasih.

3 thoughts on “Pengertian Seni Rupa Tradisional, Modern dan Kontemporer, Lengkap Beserta Contohnya!

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *