Pengertian, Hukum dan Keutamaan Sholat (Lengkap)

Pengertian, Hukum dan Keutamaan Sholat – Sebelum kita mempelajari lebih jauh tentang sholat, maka penting kiranya bagi kita untuk mengetahui definisi sholat atau pengertian sholat itu sendiri, karena dengan definisi tersebut akan memudahkan bagi kita memahami arti, makna dan hakikat sholat itu sendiri.

Pengertian Sholat

Dalam Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI), definisi bermakna rumusan tentang ruang lingkup dan ciri-ciri suatu konsep yang menjadi pokok pembicaraan dan studi.

Sedangkan istilah definisi dalam bahasa arab lebih dikenal dengan ta’rif.

Biasanya ta’rif atau definisi sesuatu haruslah mengandung unsur jami’ dan mani’, yang lebih kurang bermakna: Jami’ artinya dalam definisi atau ta’rif tersebut harus telah mencakup segala sesuatu tentang hal yang akan dibahas padanya.

Sedangkan mani’ artinya dengan definisi atau ta’rif tersebut bisa mencegah hal-hal lain yang tidak bermanfaat yang bisa dimasukkan kedalam definisi atau ta’rif tersebut.

Maka dengan mengetahui ta’rif atau definisi yang benar terkait dengan sholat, kita akan memahami makna sholat tersebut secara benar dengan mengacu pada rumusan atau konsep yang telah disampaikan oleh para pendahulu kita dari kalangan salafus sholih.

Demikian pula dengan mengetahui definisi atau pengertian sholat yang benar maka kita tidak akan mudah untuk disusupi oleh pengertian-pengertian yang tidak pas dengan definisi sholat itu sendiri.

Sebagai salah satu contoh manfaat dari kita mengetahui definisi atau pengertian tentang sholat yang benar adalah ketika seseorang ingin mengkaburkan pemahaman kita tentang kewajiban sholat, dengan mengatakan sholat itu yang penting ingat (bahasa jawa: eling), sehingga tidak dibutuhkan cara sholat sebagaimana yang dikenal oleh muslimin seperti saat ini. Maka syubhat (kerancuan berfikir) seperti ini akan mudah untuk ditepis.

Hukum Sholat Dalam Islam

Sholat dalam islam memiliki kedudukan yang mulia, bahkan hukum sholat adalah wajib, hal ini telah ditetapkan dalam al Qur’an, as Sunnah, dan Ijma’ (kesepakatan) kaum muslimin.

Berikut akan kami sebutkan hukum sholat dalam islam:

Dalam al Qur’an banyak didapati perintah yang mewajibkan sholat, diantaranya firman Allah Ta’ala:

Tidaklah mereka itu diperintah kecuali agar mereka beribadah kepada Allah dengan mengikhlaskan agama untuknya dalam keadaan hanif (condong kepada tauhid dan meninggalkan kesyirikan), dan agar mereka menegakkan sholat serta membayar zakat. Yang demikian itu adalah agama yang lurus.” (Al Bayyinah : 5)

Juga firman Allah Ta’ala:

Dan dirikanlah sholat, tunaikanlah zakat, dan rukuklah (sholatlah -pent) bersama orang-orang yang rukuk.” (Al Baqarah : 43)

Dalam ayat yang lain Allah Ta’ala berfirman:

Sesungguhnya sholat itu adalah kewajiban yang ditentukan waktunya atas orang-orang yang beriman.” (An-Nisa : 103)

Sedangkan dalam as Sunnah, sholat disebutkan sebagai salah satu rukun islam, sebagaimana dalam hadits Abdullah bin Umar Radiyallahu ‘Anhuma, dari Rasulullah Shallallahu ‘Alaihi Wasallam, beliau bersabda:

“Islam dibangun diatas lima perkara, yaitu syahadatain, menegakkan sholat, menunaikan zakat, haji dan puasa ramadhan.” (HR.Al Bukhari No.8 dan Muslim No.113)

Ketika mengutus sahabat Muadz bin Jabal Radiyallahu ‘Anhu ke negeri Yaman untuk mendakwahkan islam kepada ahlul kitab yang ada di negeri tersebut, Rasulullah Shallallahu ‘Alaihi Wasallam bersabda:

“Ajarkanlah kepada mereka bahwa Allah Ta’ala mewajibkan bagi mereka lima (kali) sholat dalam sehari semalam.” (HR.Al Bukhari No.1395 dan Muslim No.121)

Adapun dalil tentang wajibnya hukum sholat, jika ditinjau dari sisi Ijma’ adalah berupa sepakatnya umat islam tentang kewajiban sholat lima waktu dalam sehari semalam. Tak ada seorangpun yang menentang kewajiban tersebut, sampai-sampai ahlul bid’ahpun mengakuinya. (Maratibul Ijma’, Ibnu Hazm, hal.47, Al Mughni kitab Ash-Sholah, Asy-Syarhul Mumti’ 1/345). Demikianlah penjelasan tentang hukum sholat dalam islam.

Keutamaan Sholat Dalam Islam

Keutamaan sholat atau keutamaan sholat dalam Islam teramat agung dan mulia, dalam islam sholat lima kali dalam sehari semalam yang menjadi kewajiban kaum muslimin untuk menegakkannya, ternyata memiliki banyak keutamaan.

Berikut akan kami paparkan beberapa contohnya:

1. Amalan pertama yang akan dihisab

Pada hari kiamat amalan seorang hamba yang akan dihisab pertama kali adalah amalan sholatnya, bahkan sholat seseorang akan menjadi barometer atau penentu. Jika amalan sholatnya bagus maka dia akan berbahagia diakhirat, namun sebaliknya jika dia menyia-nyiakan sholatnya maka dia akan merugi.

Hal ini sebagaimana disebutkan dalam hadits Abu Hurairah dan Anas bin Malik Radiyallahu Anhu, Rasulullah Shallallahu Alaihi Wasallam bersabda:

“Amalan yang pertama kali dihisab (pada hari kiamat -pent) dari seorang hamba adalah sholatnya. Bila amal sholatnya baik maka baik pula seluruh amalanya, sebaliknya jika sholatnya rusak maka rusak semua amalnya.” (HR.Abu Dawud dan Ath-Thabrani, dishahihkan oleh Al Albani Rahimahullah, lihat Shahihul Jami’ No.2571 dan Ash-Shahihah No.1358)

2. Mencegah perbuatan keji dan mungkar

Shalat yang kita kerjakan dengan benar, sungguh-sungguh dan ikhlas meniatkan dalam hatinya, menjalankan sesuai dengan syarat-syarat dan rukun-rukunnya, khusyuk diringi dengan membersihkan jiwanya (dari setiap perkara yang dapat menghilangkan kekhusyukan), dengan meningkatkan iman, benar-benar punya ghirah (semangat) untuk melaksanakan kebaikan dan menjauhi kejelekan, berkesinambungan dalam melaksanakan hak-hak sholat, maka niscaya akan mencegah seseorang dari melakukan perbuatan keji dan mungkar.

Hal ini sebagaimana yang Allah Ta’ala sebutkan dalam Al qur’an:

Sesungguhnya sholat dapat mencegah dari perbuatan keji dan mungkar.” (Al Ankabut : 45)

3. Sebagai pembersih dosa dan kesalahan

Sahabat Abu Hurairah Radiyallahu Anhu pernah mendengar Rasulullah Shallallahu Alaihi Wasallam bersabda:

“Apa pendapat kalian apabila ada sebuah sungai di depan pintu salah seorang dari kalian, dimana setiap harinya ia mandi di sungai tersebut sebanyak lima kali, apa pendapatmu tentang hal itu, apakah masih tertinggal kotoran padanya ? ”

Para sahabat menjawab: “Tentu tidak tertinggal sedikit kotoranpun padanya.”

Rasulullah Shallallahu Alaihi Wasallam bersabda:

“Yang demikian itu permisalan sholat lima waktu. Allah Ta’ala menghapus kesalahan-kesalahan dengan sholat tersebut.” (HR.Al Bukhari No.528 dan Muslim No.1520)

4. Sebagai sebab terjaganya harta dan darah seorang hamba

Rasulullah Shallallahu Alaihi Wasallam bersabda:

” Aku diperintah untuk memerangi manusia sampai mereka bersaksi bahwa tiada sesembahan yang benar (berhak diibadahi-pent) kecuali Allah, dan Muhammad adalah utusan Allah, menegakkan sholat, dan mengeluarkan zakat. Apabila mereka telah melakukannya maka mereka telah menjaga darah dan hartanya dariku kecuali dengan haknya, sedangkan hisab mereka disisi Allah Ta’ala.” (Muttafaqun Alaihi)

5. Bersih tubuh, pakaian dan tempat sholat

Diantara bukti dari keutamaan ibadah sholat dibandingkan dengan ibadah lain adalah dipersyaratkan bagi seseorang yang hendak menunaikan sholat agar mencuci anggota wudhunya, juga agar memperhatikan kebersihan pakaian dan tempat yang digunakan untuk sholat, baik dari kotoran maupun najis.

Bila tidak mendapati air atau dia memiliki udzur untuk tidak menggunakan air, maka orang yang hendak sholat tetap diperintah untuk bersuci dalam hal ini dengan bertayamum.

Masih banyak keutamaan sholat yang belum kami sebutkan disini, namun cukuplah kiranya penjelasan keutamaan sholat dalam islam diatas sebagai pelepas dahaga seorang musafir ditengah teriknya sengatan matahari.

Leave a Comment