pengertian al quran
ALBASAIRISLAMICMEDIA.WordPress.com

Inilah Pengertian Al Qur’an Menurut Bahasa, Istilah Islam dan Para Ahli

Posted on

Pengertian Al Qur’an Sebagai umat islam tentu kita tahu Al Qur’an itu apa kan? Kita membacanya setiap hari setelah sholat, atau membaca beberapa ayatnya saat sholat dan juga saat pengajian-pengajian kita juga mempelejari tentang Al Qur’an.

Karena sangat keterlaluan jika sebagai umat islam kita tidak tahu apa Al Qur’an itu. Dan hal ini bisa saja terjadi, apalagi di zaman sekarang yang penuh dengan fitnah akhir zaman.

Sudah sangat banyak orang yang jarang membaca Al Qur’an, bahkan mungkin ada yang sudah tidak pernah membacanya. Lebih memilih membaca novel, majalah atau cerpen daripada membaca Al Qur’an.

Sudah banyak orang yang sudah tidak mau lagi belajar tafsir AL Qur’an dan masih ada banyak lagi hal-hal yang dipilih daripada membaca Al Qur’an, sehingga menjadikannya tidak tahu apa itu Al Qur’an. Naudzubillah.

Kita semua tidak menginginkan hal itu kan? Oleh karena itu, mulai sekarang, mulai detik ini mari bulatkan tekad untuk selalu membaca Al Qur’an, mempelajari maknanya, memahami dan mengamalkannya.

Oke, dalam artikel ini akan dijelaskan mengenai pengertian Al Qur’an menurut bahasa, istilah dan menurut beberapa ahli.

Pengertian Al Qur’an Secara Etimologi (Bahasa)

Dari segi bahasa, Al Qur’an berasal dari bahasa Arab, yakni bentuk jamak dari kata benda atau masdar dari kata kerja qara’a – yaqra’u – qur’anan yang artinya adalah “bacaan” atau “sesuatu yang dibaca berulang-ulang”.

Pengertian Al Qur’an Secara Terminologi (Istilah Islam)

Al Qur’an secara istilah berarti kitab suci umat Islam yang di dalamnya berisi firman-firman Allah SWT yang diturunkan kepada Rasulullah SAW sebagai mukjizat.

Al Qur’an disampaikan dengan jalan mutawatir dari Allah SWT dengan perantara malaikat jibril kepada nabi Muhammad SAW dan membacanya bernilai ibadah.

Pengertian Al Qur’an Menurut Para Ahli

Dibawah ini adalah beberapa pengertian Al Qur’an menurut beberapa ahli, antara lain Dr. Subhi as-Salih, Muhammad Ali ash-Shabumi, dan Syekh Muhammad Khudari Beik.

a. Menurut Dr. Subhi as-Salih

Menurut Dr. Subhi as-Salih, Al Qur’an adalah kalam Allah SWT yang merupakan sebuah mukjizat yang diturunkan kepada Nabi Muhammad SAW, di tulis dalam mushaf dan diriwayatkan secara mutawatir, serta membacanya adalah termasuk ibadah.

b. Menurut Muhammad Ali ash-Shabumi

Menurut Muhammad Ali ash-Shabumi, Al Qur’an ialah firman Allah SWT yang tidak ada tandingannya, diturunkan kepada Nabi Muhammad SAW penutup oara nabi dan rasul dengan perantara malaikat Jibril as, ditulis kepada mushaf-mushaf yang kemudian disampaikan kepada kita dengan cara mutawatir.

Membaca dan mempelajari Al Qur’an adalah ibadah dan Al Qur’an dimulai dari surat Al Fatihah serta ditutup dengan surat An Nas.

c. Menurut Syekh Muhammad Khudari Beik

Menurut Syekh Muhammad Khudari Beik, Al Qur’an merupakan firman Allah SWT yang bernahasa Arab, diturunkan kepada Nabi Muhammad SAW untuk dipahami isinya, disampaikan kepada kita dengan cara mutawatir, ditulis dalam mushaf yang dimulai dari surat Al Fatihah dan diakhiri dengan surat An Nas.

Penjelasan Al Qur’an

Al Qur’an merupakan murni wahyu yang disampaikan oleh Allah SWT, bukan berasal dari hawa nafsu perkataan dari Rasulullah SAW.

Di dalam Al Qur’an termuat aturan-aturan kehidupan manusia di dunia dan Al Qur’an adalah petunjuk bagi orang-orang yang beriman dan bertaqwa.

Al Qur’an ialah sebuah petunjuk yang bisa mengeluarkan manusia dari keadaan gelap menuju jalan yang terang benerang.

Al Qur’an juga mempunyai fungsi sebagai pedoman bagi setiap manusia untuk mencapai kebahagiaannya, baik di dunia maupun di akhirat.

Pembahasan pokok dalam Al Qur’an terbagi menjadi tiga yakni pembahasan tentang akidah, pembahasan tentang ibadah dan pembahasan tentang prinsip-prinsip syariat.

Al Qur’an memiliki kedudukan sebagai sumber hukum islam yang paling utama, sumber hukum kedua adalah perkataan nabi atau hadits.

Hukum islam merupakan hukum ketuhanan, Allah SWT telah mensyariatkan kepada seluruh hambaNya. Al Qur’an adalah dalil utama dan jalan untuk mengetahui hukum-hukum tersebut.

Setiap umat islam tentu sudah menyadari dan mengetahui bahwasanya Al Qur’an ialah kitab suci yang merupakan petunjuk atau pedoman hidup dan dasar setiap langkah hidup.

Al Qur’an tidak hanya mengatur hubungan antara manusia dan Allah SWT saja, akan tetapi di dalamnya juga mengatur hubungan antara manusia dan manusia bahkan dengan lingkungan sekitarnya.

Itulah yang menjadi sebab, Al Qur’an menjadi sumber hukum pertama dan paling utama bagi umat manusia, umat islam pada khususnya.

Seseorang bisa dikatakan berpegang teguh pada Al Qur’an jika mampu mengamalkan apa yang telah diajarkan dalam Al Qur’an.

Demikian uraian tentang pengertian Al Qur’an menurut bahasa, istilah dan juga menurut beberapa ahli. Semoga bermanfaat.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *