Inilah Proses Metamorfosis kupu-kupu, Beserta Gambar dan Penjelasannya

Posted on

Metamorfosis kupu-kupu Berdasarkan hasil rekaman dari fosil yang pernah ditemukan, diketahui bahwa kupu-kupu telah menghuni Bumi ini setidaknya sejak 40 sampai 50 juta tahun yang lalu.

Walaupun begitu, ternyata masih banyak hal dalam diri kupu-kupu ini yang sampai sekarang masih belum bisa dipahami sepenuhnya dan bahkan ini menjadi misteri panjang bagi ilmu pengetahuan.

Salah satu misteri tersebut adalah proses metamorfosis kupu-kupu. Proses ini sebenarnya sangat menakjubkan dimana sebelum menjadi kupu-kupu yang indah dengan bentangan sayap yang berwarna warni, ternyata terdapat beberapa tahap metamorfosis yang perlu dilewati secara sempurna.

Proses metamorfosis tersebut akan dimulai dari kupu-kupu yang masih berbentuk telur, kemudian berubah menjadi ulat atau larva, setelah itu menjadi kepompong, dan mereka akan bertapa dalam waktu yang cukup lama hingga akhirnya menjadi kupu-kupu yang sangat cantik.

Tahap Pertama – Peletakan telur

proses metamorfosis kupu-kupu
inzanami.com

Kupu-kupu betina memang terkenal sangat pemilih apabila hendak meletakkan telurnya di daun atau bagian tanaman tertentu. Hal tersebut merupakan naluri kupu-kupu dalam bertahan hidup.

Ketika menetas nanti, sang larva ulat harus dapat bertahan hidup dengan memakan daun-daunan. Tiap jenis kupu-kupu ternyata memiliki pilihan tanaman masing-masing.

Proses peletakan telur pada tanaman ini menjadi proses awal atau yang menjadi proses pembukan dari metamorfosis kupu-kupu.

Tahap Kedua – Ulat atau Larva

proses metamorfosis kupu-kupu
qolbunhadi.com

Awalnya ulat dari telur kupu-kupu yang menetas ini akan berukuran sangat kecil. Tapi dalam waktu yang singkat ulat tersebut akan tumbuh dengan memakan daun-daunan yang ada disekitarnya.

Dalam waktu 2 minggu saja, biasanya larva sudah menjadi ulat dewasa. Setelah ulat sudah cukup dewasa, maka ulat akan pergi jauh dari tanaman yang telah dimakannya tersebut dan terus merangkak sampai dia menemukan tempat yang aman dan nyaman untuk menjadi kepompong.

Tahap Ketiga – Kepompong atau pupa

proses metamorfosis kupu-kupu
Pixabay.com

Setelah si ulat tersebut menemukan tempat yang nyaman dan aman, dia akan menjelma menjadi kepongpong dan akan melepas delapan pasang kakinya dan kapsul kepalanya.

Dalam proses ini, kulit ulat ini akan berganti untuk terakhir kalinya dan akan berubah warna seperti warna batu giok.

Walaupun awalnya kepompong yang baru jadi tersebut sangat lunak, tapi dalam waktu satu jam saja kepompong tersebut akan berangsur-angsur menjadi keras dan akan membentuk cangkang pelindung.

Tahap Keempat – Kupu-Kupu Dewasa

proses metamorfosis kupu-kupu
simpleisreallynotsimple.blogspot.com

Setelah bertapa selama kurang lebih 15 hari, kepompong tersebut akan retak dan kupu-kupu pun akan keluar dari kepongpong tersebut.

Sayap kupu-kupu tersebut pada awalnya masih sangat kecil dan basah. Pada waktu itu, cairan yang dikenal sebagai hemolymph akan dipompa secara perlahan ke seluruh tubuh.

Hemolymph akan membantu kupu-kupu dalam membesarkan tubuh dan sayapnya yang pada awalnya berukuran sangat kecil.

Tahapan keempat ini merupakan proses terakhir dari metamorfosis kupu-kupu sampai akhirnya kupu-kupu tersebut siap kawin dan menghasilkan kupu-kupu cantik lainnya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *