Inilah Cara Menangani dan Mengobati Jamur Pada Kucing Kesayangan Anda

Posted on

Cara Menangani dan Mengobati Jamur Pada Kucing Indonesia merupakan salah satu negara tropis, udara yang panas kadang membuat lembab kulit kucing kita. Hal ini bisa berakibat pada mudah berkembangnya jamur pada kulit kucing.

Keadaan ini akan membuat tidak nyaman kucing kesayangan kita, karena rasa gatal yang ditimbulkan dari jamur tersebut. Hal ini ditandai dengan seringnya kucing menggaruk-garuk tubuhnya, terutama di wilayah wajah dan sekitar telinga.

Selain menggaruk-garuk, kucing kesayangan kita pun terkadang suka menggosok-gosokan badannya dikandang. Hal tersebut karena rasa gatal yang ditimbulkan jamur dikulitnya.

Setelah itu bulu kucing akan perlahan rontok. Pada beberapa bagian tubuh kucing akan menimbulkan kebotakan. Tentunya hal ini membuat kita sebagai pemiliknya merasa kasihan.

Salah satu penyebab jamur pada kucing adalah virus ringworm. Virus ringworm ini akan menyebar ke beberapa bagian tubuh kucing. Selain menyebabkan kebotakan pada bulu, kucing yang terkena jamur juga akan nampak rontokan kulit kering, rontokan ini mirip seperti ketombe pada rambut manusia.

Dan pada bagian bulu yang mengalami kerontokan juga terdapat kulit yang terlihat kemerahan, hal tersebut dikarenakan adanya iritasi yang ditimbulkan jamur.

Bahayanya apabila kucing kesayangan kita mengalami penyakit jamur seperti itu dan dibiarkan terlalu lama tanpa pengobatan, maka perlahan virus ringworm tersebut akan menyebar ke kucing kita yang lainnya.

Hal tersebut dapat terjadi karena adanya kontak antara kucing yang terkena penyakit jamur dengan kucing lain yang nampak sehat. Penyebaran virus ringworm dapat melalui bulu, kandang, lingkungan, tempat makan dan minum, sisir, mainan kucing dan lain-lain.

Maka dari itu kebersihan dari perlengkapan kucing kesayangan kita sangat penting dibutuhkan. Lalu bagaimana solusi dan penanganannya apabila kucing kesayangan kita terkena penyakit jamur ini? Berikut kami jelaskan bermacam cara menangani dan mengobati jamur pada kucing kesayangan kita.

Cara Mengobati Penyakit Jamur pada Kucing

Langkah pertama apabila kita mengetahui bahwa kucing kita terkena jamur atau virus ringworm yaitu dengan mengisolasinya. Untuk sementara waktu pisahkan kucing yang terkena penyakit jamur dengan kucing kita yang lainnya, hindari kontak antar kucing.

Taruh kucing yang terkena penyakit jamur pada kandang yang bersih. Pastikan kandang, perlengkapan makan dan minum, serta perlengkapan lainnya sudah disterilisasi. Sebelum kandang digunakan untuk isolasi sebaiknya disemprot dahulu dengan cairan desinfektan.

Pengisolasian kucing yang terkena jamur merupakan langkah pertama penanganan yang bertujuan untuk menghindari tertularnya kucing lain yang berinteraksi dengan kucing tersebut. Dan bukan berarti setelah diisolasi jamur akan hilang dengan sendirinya, karena tetap ada pengobatan baik dari luar maupun dari dalam.

Selanjutnya mandikan kucing dengan shampoo yang khusus untuk membasmi jamur. Shampoo tersebut merupakan shampoo jenis khusus merawat kucing yang terkena jamur. Shampoo ini dapat dibeli di petshop-petshop langganan kita.

Biasanya shampoo untuk membasmi jamur mengandung sulfur dan Povidone Iodine. Tetapi bila kita tidak terbiasa memandikan kucing sendiri, terkadang di petshop-petshop terdapat jasa memandikan kucing khusus untuk menangani jamur.

Setelah kucing dimandikan dengan shampoo khusus untuk membasmi jamur, berikut bermacam cara menangani dan mengobati kucing yang terkena jamur.

Menggunakan VCO (Virgin Coconut Oil)

VCO (Virgin Coconut Oil) atau kita mengenalnya sebagai minyak kelapa mempunyai manfaat yang baik untuk perawatan kucing kesayangan kita yang terkena jamur. Untuk mendapatkan VCO ini kita dapat membelinya di apotek-apotek terdekat.

VCO merupakan minyak kelapa murni yang kandungan didalamnya tetap utuh. Kandungan yang paling banyak dari minyak VCO ini adalah kandungan asam laurat. Asam laurat ini memiliki sifat anti bakteri dan anti jamur.

Untuk penggunaannya kita dapat mengolesi VCO pada bagian kulit kucing yang terkena jamur. Periksa dengan seksama di bagian mana saja terdapat kulit-kulit yang terkena jamur. Olesi daerah kulit tersebut dengan VCO.

Untuk ukuran seberapa banyak minyak yang harus diolesi kita dapat mengira-ngira saja. Dan perlu diketahui VCO sangat aman apabila dijilat oleh kucing kesayangan kita, jadi tidak perlu takut apabila mengolesinya kebanyakan dan terjilat oleh kucing.

Frekuensi penggunakaan VCO ini dapat kita olesi dikulit si kucing minimal sehari dua kali. Lanjutkan hingga satu bulan kedepan, maka perlahan jamur akan rontok dan kulit yang botak akan tumbuh kembali.

Menggunakan Minyak Tawon

Penggunaan minyak tawon untuk mengobati jamur pada kucing sebenarnya sama dengan penggunaan VCO. Hanya saja minyak tawon ini dapat menimbulkan sensasi panas dan tidak aman apabila dijilat oleh kucing kesayangan kita.

Jadi akan lebih baik bila setelah diolesi dengan minyak tawon si kucing kita gunakan collar untuk menghindari kucing menjilati minyak tawon ditubuhnya tersebut.

Menggunakan Salep

Menggunakan salep untuk mengobati jamur pada kucing merupakan salah satu cara yang mungkin banyak digunakan oleh para pecinta kucing. Sama seperti menggunakan VCO dan minyak tawon, penggunaan salep cukup dioleskan pada bagian kulit kucing yang terkena jamur.

Tetapi biasanya warna bekas salep ini akan membekas pada bulu kucing, terutama apabila bagian bulu yang terkena salep ini berwarna putih. Bau dari salep ini juga biasanya cukup menyengat, hal ini akan membuat tidak nyaman untuk kucing.

Serta kebiasaan kucing menjilat bulunya juga terkadang akan mengenai bagian bulunya yang terkena salep. Maka untuk menghindari kucing menjilati salep pada kulitnya sebaiknya gunakan collar.

Selain itu sangat tidak disarankan menggunakan salep untuk jamur disekitar mata kucing, karena ditakutkan akan mengenai bagian mata kucing dan dapat menyebabkan iritasi. Obat salep untuk mengobati jamur pada kucing ini dapat dibeli di apotek, dokter hewan maupun petshop-petshop disekitar kita.

Menggunakan Obat Oral

Pengobatan jamur pada kucing selain dengan pengobatan dari luar juga dapat menggunakan pengobatan dari dalam. Tetapi penggunaan obat dari dalam biasanya dapat menimbulkan efek samping, apalagi bila penggunaan obat anti jamur tersebut dalam waktu yang panjang.

Maka lebih baik kucing kita menggunakan obat oral atas pengawasan dokter hewan. Hal tersebut terkait dengan dosis penggunaan obat, frekuensi pemberian obat, serta berapa lama penggunaan obat tersebut pada kucing. Berikut beberapa pilihan obat oral yang dapat digunakan untuk membasmi jamur pada kucing.

– Griseofulvin
– Itraconazole
– Fluconazole
– Lufenuron
– Ketoconazole

Demikian sedikit informasi tentang bermacam cara menangani dan mengobati jamur pada kucing. Yang harus di perhatikan sebelum kucing kesayangan kita terkena jamur adalah kebersihan kandang, tempat makan dan minum, perlengkapan kucing yang lainnya serta kebersihan dari kucing tersebut. Mandikan kucing setidaknya seminggu hingga dua minggu sekali.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *