Pengertian dan Cara Membuat Furing Tas Rajut yang Bagus dan Unik

Cara Membuat Furing Tas Rajut Saat ini tas rajut sudah banyak digemari oleh banyak orang karena keunikannya. Selain itu, tas rajut juga mempunyai nilai seni yang sangat tinggi.

Tas rajut diproduksi dengan cara yang konvensional, sehingga dalam pembuatannya dibutuhkan ketelitian yang tinggi.

Jadi jangan heran jika tas rajut memiliki ciri khas yang unik dan memiliki daya tarik tersendiri untuk para konsumennya.

Ingin tahu lebih jauh tentang tas rajut? Simak ulasan dibawah ini.

Tas merupakan sebuah tempat atau wadah yang digunakan untuk menaruh dan menyimpan barang-barang bawaan dan bisa dibawa kemana-mana.

Biasanya tas digunakan untuk membawa buku, pakaian, dompet, alat-alat kosmetik, handphone dan barang-barang yang dibutuhkan lainnya.

Ada banyak sekali macam-macam tas seperti tas ransel, koper dan lain-lain. Model dan bahan pembuatannya juga bervariasi, seperti clutch bag, tote bag, barrel bag, crossbody bag dan lain sebagainya.

Umumnya bahan yang digunakan dalam pembuatan tas adalah kain, kertas, plastic, spunbound, bahan daur ulang rajutan dan bahan alami seperti eceng gondok.

Penamaan tas biasanya disesuaikan dengan jenis bahan yang dipakai, seperti tas plastic, tas kertas, tas kain, tas rajut dan lain-lain.

Dibawah ini akan sedikit dijelaskan mengenai tas rajut, kain furing, cara memasang kain furing pada tas rajut dan cara merawat tas rajutan.

Tas Rajut

Merajut merupakan salah satu cara membuat perlengkapan busana, seperti tas menggunakan bahan benang rajut.

Merajut berbeda dengan menenun, jika menenun dibuat dengan menyilangkan dua jajaran benang yang saling tegak lurus sedangkan merajut hanya memakai sehelai benang.

Tas rajut merupakan jenis tas yang biasanya dibuat dari berbagai macam jenis benang rajut, seperti benang nilon, benang katun, benang panda, benang smock, benang polyester, acrylic, Athena, jala, rayon dan lain-lain.

Saat ini tas rajut bisa menjadi salah satu usaha yang memiliki potensi bagus karena peminat yang banyak dan bisa dijual dengan harga tinggi.

Umumnya yang menjalani usaha atau yang jual tas rajut adalah dari kalangan ibu-ibu rumah tangga. Tas rajut yang dihasilkan biasanya yang memiliki variasi yang beragam dengan bentuk dan warna yang sangat cantik.

Tas rajut ini dapat menarik konsumen dari kalangan bawah hingga kalangan atas dan pasarnya pun bisa sampai pasar luar negeri.

Kain Furing

Kain furing atau disebut lining ialah kain yang umumnya dipakai sebagai pelapis tas atau busana bagian dalam.

Kain furing ini menjadi satu kesatuan dengan busana atau tas dan dijahit menjadi satu, sehingga kain furing tidak bisa dilepas.

Kain furing digunakan untuk lapisan pada bahan utama supaya menjadi lebih tebal, lebih dingin, lebih bagus dan sebagai penutup pada tas atau busana.

Anda sedang mencari konveksi terpercaya yang dapat memproduksi pakaian dalam jumlah besar? konveksi kaos jawabannya.

Cara Membuat Furing Tas Rajut

Dibawah ini adalah beberapa langkah yang bisa Anda lakukan untuk membuat furing tas rajutan yang sedang Anda buat.

  1. Furing atau kain pelapis dipotong sesuai dengan bentuk dan ukuran tas yang Anda buat. Lalu lebihkan sekitar 1 cm untuk setiap sisinya untuk jahitan.
  2. Kemudian jahit furing atau kain pelapis sampai membentuk kantung.
  3. Setelah kantung sudah dibuat, kemudian masukkan kantung pada tas.
  4. Atur dan rapikan posisinya, pakai jarum pentul untuk mempertahankan posisi kantunh agar tidak berubah.
  5. Dalam hal ini, tas harus sudah dipasang resleting terlebih dahulu.
  6. Siapkan jarum dan benang jahit, kemudian jahit dengan hati-hati supaya hasil jahitan terlihat rapi.
  7. Tas sudah siap untuk digunakan.

Berikut gambar lengkap bagaimana cara membuat furing untuk tas rajutan.

cara membuat furing tas rajut
cara membuat furing tas rajut
cara membuat furing tas rajut2
cara membuat furing tas rajut2
cara membuat furing tas rajut3
cara membuat furing tas rajut3
cara membuat furing tas rajut4
cara membuat furing tas rajut4
cara membuat furing tas rajut
cara membuat furing tas rajut

Demikian penjelasan mengenai tas rajut, furing dan cara membuat furing pada tas rajut. Semoga bermanfaat.

Leave a Comment