Inilah Cara Mudah dan Sukses Budidaya Kacang Panjang

Cara Budidaya Kacang Panjang – Kacang panjang merupakan salah satu jenis sayuran berwarna hijau dan memiliki ukuran yang panjang.

Di dalam kacang panjang terdapat biji halus yang bisa dimakan. Kacang panjang mempunyai daun yang biasa disebut dengan lembayung, daun ini juga dapat dijadikan masakan.

Untuk budidaya kacang panjang tidaklah terlalu sulit, ada beberapa langkah-langkah yang harus diperhatikan agar budidaya bisa sukses. Berikut langkah-langkah budidaya kacang panjang:

Pembersihan Lahan

Untuk membudidayakan kacang panjang, maka hal yang harus diperhatikan pertama kali adalah lahan harus bersih dari rumput, gulma dan sisa-sisa tanaman lainnya yang pernah ditanam di tempat tersebut.

Pembersihan dilakukan dengan menggunakan cangkul atau mesin traktor. Agar tidak menjadi sarang penyakit, sisa tanaman sebaiknya dibakar.

Penggemburan Tanah

Setelah dibersihkan, maka langkah selanjutnya adalah pencangkulan tanah atau penggemburan. Tujuannya agar tanah yang ada didalam tidak memadat dan terangin-anginkan untuk menghilangkan racun. Setelah selesai biarkan tanah selama 1 minggu.

Pengapuran

Setelah 1 minggu, Sebaiknya lakukanlah penyisiran tanah dan pengapuran. Tanaman kacang panjang harus memiliki keasaman (pH) antara 5,5-6,5. Setelah selesai pengapuran maka biarkann tanah terangin-angin selama 1 minggu.

Buat Bedengan

Setelah itu, butlah bedengan dengan lebar 100 – 120 cm untuk 2 jalur dan 60 – 70 cm untuk satu jalur. Adapun tingginya 30 cm jika di lahan bekas sewah dan 20 cm untuk lahan kering.

Tujuannya untuk tempat penanaman, memudahkan peresapan air hujan maupun air pengairan, memudahkan pemeliharaan tanaman, dan memudahkan pemanenan. Panjang bedengan disesuaikan dengan kondisi luas lahan yang ada. Dan untuk lebar parit 40 cm.

Pemberian Pupuk

Selain pengolahan tanah, pemberian pupuk dasar, seperti pupuk kandang, kompos, atau pupuk hijau juga sangat penting. Usahakan untuk memberikan berbagai jenis pupuk ini satu minggu sebelum penanaman.

Sterilisasi Tanah

Selanjutnya ialah sterilisasi tanah menggunakan pestitida untuk mengurangi hama dan penyakit serta memberantas ulat tanah, cacing tanah, gulma, dan cendawan.

Pengadaan Benih

Selanjutnya pemasangan mulsa plastic hitam perak dan pengadaan Benih, tanaman kacang panjang diperbanyak dengan biji, maka untuk membudidayakan kacang panjang yang ditanam adalah bijinya.

Untuk mendapatkan benih kacang panjang yang siap tanam bisa kita beli di took-toko penyedia benih atau dengan pembibitan sendiri.

Seleksi dan Tanam Benih

Benih sebaiknya diseleksi terlebih dahulu baru kemudian ditanam di lahan. Jarak tanam untuk tanaman kacang panjang adalah 50 cm x 50 cm, 45 cm x 50 cm, 50 cm x 60 cm, dan 50 cm x 30 cm tergantung dari varietas yang akan ditanam. Pengairan dilakukan pada pagi dan sore hari ketika suhu udara dan terik matahari rendah.

Leave a Comment