Seorang Pria Hanya Boleh Melihat Bagian-bagian Ini dari Tubuh Wanita

Bagian-bagian Tubuh Wanita yang Boleh Dilihat Pria Hukum awal memandang wanita yang bukan mahramnya adalah tidak diperbolehkan, tapi bisa boleh kalau ada hajat.

Lembaga Penelitian dan Pengkajian Islam Jam‘iyyah Al-Masyari‘ Al-Khairiyyah Al-Islamiyyah Lebanon telah mengklasifikasikan bagian-bagian mana dari anggota tubuh wanita yang boleh dilihat oleh pria. Berikut adalah klasifikasinya:

1. Melihat Perempuan yang Bukan Mahram

Seorang pria tidak boleh melihat seorang wanita yang bukan mahramnya, kecuali wajah dan kedua telapak tangannya. Ataupun memandang wajah dan telapak tangannya dengan penuh syahwat.

Jika seorang pria memandang wajah dan telapak tangannya tidak disertai syahwat maka dibolehkan melihat bagian tersebut. Hal ini yang menjadi pendapat kebanyakan ulama.

Aurat wanita yang bukan mahram dari seorang laki-laki meliputi seluruh anggota atau bagian tubuh kecuali wajah dan telapak tangan.

Ketetapan hokum tersebut sudah disepakati oleh kalangan para ulama, paling tidak berdasarkan pendapat Ibnu Hajar dan Qadhi ‘Iyad Al Maliki.

Ibnu Hajar menuturkan, bahwa seorang wanita tidak dibenarkan bepergian dengan memperlihatkan wajahnya di depan umum, dia harus menutup kedua bagian tersebut.

2. Melihat Istri

Seorang pria boleh melihat dan memegang seluruh bagian tubuh istrinya. Hanya vagina istri yang hukumnya makruh, namun hukumnya tidak sampai haram.

3. Seorang Pria boleh melihat Mahramnya, Kecuali Bagiam Antara Pusar dan Lutut

Yang dimaksud dengan mahram ialah semua wanita yang haram dinikahi selama-lamanya dikarenakan adanya hubungan nasab, hubungan kekeluargaan, seperti saudara perempuan.

4. Lelaki Boleh Melihat Wanita yang Akan Dinikahinya

Hal ini hanya diperbolehkan untuk melihat wajah dan kedua telapak tangannya saja secara detail untuk mengetahui kecantikan dan kehalusan kulitnya.

Hal ini berdasarkan pada anggapan bahwasanya wajah tersebut adalah symbol dari kecantikan dan telapak tangan merupakan symbol dari kehalusan kulit tubuh dan normalnya fisik seorang wanita.

5. Pria Boleh Melihat Wanita Dalam Proses Pengobatan

Seorang pria tersebut dibolehkan untuk melihat bagian-bagian yang memang dibutuhkan dalam proses pengobatan tersebut.

Akan tetapi, apabila pengobatan tersebut cukup dengan hanya meraba saja, maka dia tidak dibolehkan untuk melihat bagian-bagian wanita tersebut.

Hal ini dibolehkan jika memang sudah tidak lagi dokter yang berjenis kelamin wanita. Akan tetapi bila ada dokter wanita, maka wanita yang sakit tersebut tidak dibenarkan jika berobat pada dokter laki-laki terkecuali memang dalam keadaan darurat.

Leave a Reply